Realistiskah target yang dicanangkan oleh Sony Ericsson ini?
Mari kita lakukan analisis dengan melihat kondisi pasar saat ini.
Menurut sumber yang sama, pada saat ini Sony Ericsson memiliki pangsa pasar 17% dari seluruh smartphone Android yang beredar di dunia. Pemimpin pasar saat ini memiliki pangsa 23%. Meskipun tidak dijelaskan siapa pemimpin pasar tersebut, tetapi dapat ditebak bahwa itu adalah HTC, yang sampai saat ini memiliki tak kurang dari 15 buah smartphone Android, tidak termasuk yang diberi brand selain HTC semisal Google Nexus One atau nama operator seperti Vodafone, dan lain-lain.
Sony Ericsson sendiri hanya memiliki 3 buah smartphone Android yang telah resmi beredar, yaitu Xperia X10, Xperia X10 Mini, dan Xperia X10 Mini Pro. Sekitar pertengahan atau akhir bulan September nanti, fortpolio Android akan bertambah dengan dirilisnya Xperia X8. Jadi, jika benar pangsa pasarnya adalah 17% maka angka tersebut hanya diberikan dari kontribusi ketiga smartphone pertama dari keluarga X10. Sebuah pencapaian yang fantastis mengingat dengan hanya 3 buah smartphone bisa mendekati pangsa pasar HTC yang memiliki 15 buah smartphone Android.
Dari perbandingan di atas, terus terang saja saya ragu dengan angka 17% tersebut. Apalagi, tidak pernah sekalipun ada laporan tentang hasil penjualan salah satu keluarga X10 secara detail seperti banyak diberitakan oleh sebuah ponsel dari merek-merek lain yang berhasil menembus angka psikologis 1 juta unit secara individu seperti misalnya LG Chocolate, atau yang terakhir Samsung Galaxy S.
Berbicara tentang smartphone Android, selain produksi HTC dan Sony Ericsson perlu diperhitungkan juga agresivitas dua raksasa Korea, Samsung dan LG. Samsung tercatat memiliki fortpolio 18 buah smartphone Android! Sangat mungkin jika Samsung memiliki pangsa pasar Android yang lebih besar daripada Sony Ericsson, mengingat secara global pun Samsung berada di peringkat kedua produsen ponsel, bandingkan dengan Sony Ericsson yang hanya berada di peringkat 5 untuk saat ini. LG hanya memiliki sekitar 5 buah smartphone Android, sangat mungkin pangsa pasarnya di bawah Sony Ericsson untuk Android karena meskipun berada di peringkat 3 produsen global, LG lebih terkenal dengan feature-phone yang memiliki user interface S-Class yang cukup atraktif.
Satu produsen lagi yang perlu diwaspadai perkembangannya adalah Motorola. Perusahaan ini sangat agresif dalam memproduksi smartphone Android, terbukti dengan telah hadirnya sekitar 13 buah smartphone berbasis Android, meksipun belum semuanya dirilis secara resmi tetapi yang telah dirilis pun jumlahnya lebih banyak daripada milik Sony Ericsson. Tidak diketahui berapa pangsa pasar Motorola untuk Android, tetapi diyakini cukup besar karena meskipun terkenal jago kandang − terjual sangat besar di Amerika tetapi sedikit di luar Amerika − fortpolio Android dari Motorola merupakan penyumbang terbesar dari keseluruhan penjualan ponsel yang berasal dari Amerika tersebut.
Satu hal lagi yang menyebabkan keraguan akan target ini adalah kenyataan bahwa seluruh (hanya ada 3 untuk sementara ini) smartphone Android dari Sony Ericsson masih menggunakan sistem operasi Android versi 1.6 (Donut), jauh ketinggalan dari merek-merek lain yang sudah sangat banyak yang menggunakan minimal versi 2.1 (Eclair), bahkan sebagian sudah ada yang memberikan opsi untuk upgrade ke versi 2.2 (Froyo). Bahkan, Xperia X10 yang dirilis khusus untuk operator AT&T di Amerika pun masih menggunakan versi 1.6, dan kemungkinan besar Xperia X8 pun masih akan dirilis dengan versi yang sama seperti yang lainnya. Memang, upgrade ke versi 2.1 dijanjikan akan tersedia di akhir bulan September nanti, tapi tetap saja secara default masih kalah bersaing dengan merek-merek lain.
Pertanyaan berikutnya adalah : senjata apakah yang telah disiapkan oleh Sony Ericsson untuk mencapai target di atas? Belum ada gambaran sama sekali. Rumor yang terakhir beredar menyebutkan bahwa Sony Ericsson sedang mengembangkan sebuah smartphone khusus game yang merupakan perpaduan antara PlayStation dengan Android versi 3.0 (Gingerbread). Dan nantikan pula apakah rumor tentang sebuah tablet phone berukuran layar 5 inci dengan Android versi 2.1 akan menjadi kenyataan.
Well, semoga saja pernyataan CEO Sony Ericsson di atas tidak hanya sekedar isapan jempol belaka atau retorika tanpa tindakan nyata seperti yang saat ini sedang trend dilakukan oleh para pemimpin di negeri kita.
We’ll see then.
sumber: SE-indo.net

FreedomPop is the #1 COMPLETELY FREE mobile communications provider.
ReplyDeleteWith voice, SMS & data plans always start at £0.00/month (100% FREE).